• Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
Notoprojo
Advertisement
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Notoprojo
No Result
View All Result
Home Berita Derap Hukum

Diduga Dikeroyok 14 Siswa, Anak Kelas X Sekolah Rakyat Pati Trauma hingga Ketakutan

Redaksi by Redaksi
Oktober 9, 2026
in Berita Derap Hukum
0
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Diduga Dikeroyok 14 Siswa, Anak Kelas X Sekolah Rakyat Pati Trauma hingga Takut Kembali ke Sekolah

PATI – NOTOPROJO.ID 

Dugaan pengeroyokan terhadap seorang siswa kelas X Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menyisakan persoalan serius. Korban berinisial D dilaporkan mengalami luka fisik, kehilangan gigi, hingga trauma yang membuatnya takut kembali ke sekolah.

Peristiwa dugaan pengeroyokan itu disebut terjadi di lingkungan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pati pada Selasa (29/9/2026). Hingga Jumat (9/10/2026), korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Keluarga Sehat Hospital (KSH) Pati.

Orang tua korban, Dewi, mengungkapkan bahwa kondisi psikologis anaknya terganggu setelah kejadian tersebut. D disebut menjadi takut ketika bertemu banyak orang dan enggan kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

“Anak saya trauma, kalau ketemu orang banyak takut, tidak mau sekolah lagi,” kata Dewi saat ditemui di RS KSH Pati, Jumat sore.

Menurut Dewi, dugaan pengeroyokan itu terjadi setelah waktu salat Magrib dan Isya. Ia mengaku memperoleh informasi dari wali asuh bahwa anaknya diduga dikeroyok oleh 14 siswa.

Akibat kejadian tersebut, D mengalami sejumlah luka lebam di tubuhnya. Selain itu, satu giginya dilaporkan copot dan satu gigi lainnya patah.

“Yang lepas total satu, yang patah satu. Terus gigi yang dapat dikawat karena goyang mungkin ya,” ujar Dewi.

Mediasi Buntu, Orang Tua Korban Minta Proses Hukum

Upaya mediasi antara pihak-pihak terkait sempat dilakukan pada Senin (5/10/2026). Pertemuan tersebut disebut melibatkan pihak sekolah, orang tua siswa yang diduga terlibat, serta dinas terkait.

Namun, menurut Dewi, mediasi itu belum menghasilkan kesepakatan. Ia juga menyayangkan belum adanya permintaan maaf secara langsung dari siswa yang diduga melakukan pemukulan maupun orang tuanya.

“Belum menemukan kesepakatan. Anak saya belum bertemu dengan pelaku dan orang tuanya. Belum ada permintaan maaf dari anaknya yang melakukan pemukulan itu,” tuturnya.

Dewi berharap dugaan pengeroyokan tersebut ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia menilai persoalan ini tidak semestinya berhenti pada mediasi, mengingat dampak yang dialami anaknya.

“Kalau saya, biar berlanjut saja karena anak saya cacat permanen, giginya yang lepas,” kata Dewi.

Sempat Dirawat di RSUD Soewondo

Sebelum menjalani perawatan di RS KSH Pati, D sempat dibawa ke RSUD RAA Soewondo Pati setelah peristiwa tersebut. Korban kemudian diperbolehkan pulang setelah kondisinya dilaporkan membaik.

Namun, setelah berada di rumah, D kembali mengalami sesak napas sehingga harus mendapatkan penanganan medis di RS KSH Pati.

Kasus ini menyisakan sejumlah hal yang perlu mendapat perhatian, mulai dari penanganan korban, pemulihan kondisi psikologisnya, hingga penelusuran dugaan keterlibatan para siswa yang disebut dalam peristiwa tersebut.

Kejelasan mengenai kronologi kejadian, pihak-pihak yang terlibat, serta tindak lanjut dari sekolah dan instansi terkait menjadi penting agar persoalan ini dapat ditangani secara menyeluruh.

Hingga berita ini disusun, narasi mengenai dugaan pengeroyokan tersebut masih berdasarkan keterangan orang tua korban. Konfirmasi dari pihak sekolah dan instansi terkait diperlukan untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai peristiwa tersebut.

Penulis : Heroe

Previous Post

Gara-Gara Sabun Cuci Muka, Siswa Sekolah Rakyat Pati Diduga Dikeroyok hingga Terluka

Next Post

MATI SATU, TUMBUH 1000! Kebohongan Boleh Menang Sesaat, tetapi Kebenaran Tak Akan Mati

Redaksi

Redaksi

Next Post

MATI SATU, TUMBUH 1000! Kebohongan Boleh Menang Sesaat, tetapi Kebenaran Tak Akan Mati

Stay Connected test

  • 86.8k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Tetap Waspada Uang Hilang Dari Rekening, Hati Hati Modus Social Engineering

Maret 4, 2026

Yuk…Cek Jadwal Praktek Dokter Di Rumah Sakit KSH Pati

Juni 3, 2022
Polisi Ungkap Kronologis Kejadian di Lapangan Kedungwinong Pati

Polisi Ungkap Kronologis Kejadian di Lapangan Kedungwinong Pati

September 14, 2024

Marketing Prabu Motor Ponorogo Berikan Solusi dan Pelayanan Terbaik Untuk Konsumen

Agustus 23, 2023

PPDB Bakal Ada 4 Jalur, Bupati Ingatkan Urgensi Kepatuhan pada Regulasi

0

Ganjar Pranowo Melepas 5748 Pemudik Jateng,Dari Taman Mini Indonesia Indah

0

Berbagi Takjil Bersama KMJS UNNES Di Jepara

0

Sebanyak 1228 Peserta Seleksi Calon Pegawai Pemkab Jepara Terima SK Pengangkatan Sebagai ASN

0

MATI SATU, TUMBUH 1000! Kebohongan Boleh Menang Sesaat, tetapi Kebenaran Tak Akan Mati

Oktober 10, 2026

Diduga Dikeroyok 14 Siswa, Anak Kelas X Sekolah Rakyat Pati Trauma hingga Ketakutan

Oktober 9, 2026

Gara-Gara Sabun Cuci Muka, Siswa Sekolah Rakyat Pati Diduga Dikeroyok hingga Terluka

Oktober 10, 2026

Dugaan Pengeroyokan di SRT 1 Pati, 14 Siswa Disebut Terlibat, Sekolah Jangan Cukup Beri Pembinaan

Oktober 10, 2026

Recent News

MATI SATU, TUMBUH 1000! Kebohongan Boleh Menang Sesaat, tetapi Kebenaran Tak Akan Mati

Oktober 10, 2026

Diduga Dikeroyok 14 Siswa, Anak Kelas X Sekolah Rakyat Pati Trauma hingga Ketakutan

Oktober 9, 2026

Gara-Gara Sabun Cuci Muka, Siswa Sekolah Rakyat Pati Diduga Dikeroyok hingga Terluka

Oktober 10, 2026

Dugaan Pengeroyokan di SRT 1 Pati, 14 Siswa Disebut Terlibat, Sekolah Jangan Cukup Beri Pembinaan

Oktober 10, 2026
Notoprojo

Follow Us

Browse by Category

  • Apps
  • Berita
  • Berita Advertorial DPRD Pati
  • Berita Advetorial DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Berita Advetorial Kab Temanggung
  • Berita Advetorial Kodim 0718/Pati
  • Berita Advetorial Pemkab Blora
  • Berita Advetorial.Kab Rembang
  • Berita Derap Hukum
  • Berita Kriminal Polda Jateng
  • Berita Lokal
  • Berita Polda Jawa Tengah
  • Berita Polres Demak
  • Berita Polres Grobogan
  • Berita Polres Jepara
  • Berita Polres Kudus
  • Berita Polres Pati
  • Berita Polresta Pati
  • Berita Promo
  • Berita Terkini
  • Blora News
  • Business
  • Cerita Budaya Indonesia
  • Demak News
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Health
  • HUKUM
  • INFO SEPUTAR JEPARA
  • Jawa Tengah Terkini
  • Jepara News
  • Kisah Inspiratif
  • Kudus News
  • KULINER
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • News
  • Notoprojo Blora
  • NOTOPROJO KAB BATANG
  • Notoprojo Kab Demak
  • NOTOPROJO KAB GROBOGAN
  • Notoprojo Kab Jepara
  • Notoprojo Kab Kudus
  • NOTOPROJO KAB MAGELANG
  • Notoprojo Kab Rembang
  • Notoprojo Kab Sragen
  • Notoprojo Pemkab Pati
  • Obrolan dan Seni
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politics
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Seputar Blora
  • Seputar Kuliner
  • Seputar Olahraga
  • Seputar Pati
  • Seputar Rembang
  • Sport
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World

Recent News

MATI SATU, TUMBUH 1000! Kebohongan Boleh Menang Sesaat, tetapi Kebenaran Tak Akan Mati

Oktober 10, 2026

Diduga Dikeroyok 14 Siswa, Anak Kelas X Sekolah Rakyat Pati Trauma hingga Ketakutan

Oktober 9, 2026
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

© 2022 notoprojo.id
PT Media Karya Komunika

No Result
View All Result
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

© 2022 notoprojo.id
PT Media Karya Komunika