Kolaborasi Penanganan Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan BTT Rp20 Miliar
PATI – NOTOPROJO.ID
Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menyiapkan Belanja Tidak Terduga (BTT) sekitar Rp20 miliar untuk penanganan kekeringan yang melanda puluhan desa. Hingga awal Oktober 2026, sebanyak 62 desa di enam kecamatan dilaporkan terdampak kekeringan.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan, pemerintah daerah bersama berbagai unsur terus memperkuat penyaluran bantuan air bersih ke wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air.
Hal itu disampaikan Chandra saat melepas 30 truk tangki bantuan air bersih di Halaman Setda Pati, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari bakti sosial Pemkab Pati bersama Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Semarang dan Lindu Aji.
“Belanja Tidak Terduga kita sangat mencukupi untuk penanganan kekeringan tahun ini karena ada penambahan. Pati ini tidak hanya kekeringan, nanti kita waspadai juga untuk musim hujan,” ujar Chandra.
Menurut Chandra, penanganan dampak kekeringan tidak hanya mengandalkan pemerintah daerah. Sejumlah lembaga dan pihak lain turut berkontribusi menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat.
Bantuan tersebut antara lain disalurkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Palang Merah Indonesia (PMI), Bank Jateng, Bank Daerah Pati, serta PDAM Tirta Bening.
Bantuan Air Terus Disalurkan
Sebanyak 30 truk tangki yang dilepas pada kegiatan tersebut akan didistribusikan ke sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan.
Chandra mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam membantu masyarakat Pati yang menghadapi keterbatasan air bersih.
“Kami mewakili Pemerintah Kabupaten Pati dan masyarakat Kabupaten Pati mengucapkan terima kasih kepada Lindu Aji dan TNI AL yang sudah berkesempatan memberikan bantuan air bersih dan bantuan kepada anak-anak disabilitas,” katanya.
Dengan tambahan penyaluran tersebut, bantuan air bersih dari Lindu Aji ke wilayah Kabupaten Pati disebut telah mencapai hampir 140 tangki.
Penyaluran air bersih dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama warga di desa-desa yang sumber airnya mulai mengering akibat musim kemarau.
Pemerintah Kabupaten Pati juga menyiapkan anggaran melalui BTT untuk memastikan penanganan kekeringan dapat terus dilakukan. Chandra mengatakan anggaran tersebut tidak hanya dipersiapkan untuk menghadapi kondisi kekeringan, tetapi juga sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi bencana pada musim hujan.
Bantuan untuk Penyandang Disabilitas
Bakti sosial tersebut tidak hanya difokuskan pada penyaluran air bersih. Dalam kegiatan yang sama, dilakukan pula penyerahan paket sembako kepada sekitar 40 anak penyandang disabilitas di Kabupaten Pati.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang digelar bersama antara Pemkab Pati, Lanal Semarang, dan Lindu Aji.
Chandra berharap kolaborasi lintas lembaga dalam penanganan dampak kekeringan dapat terus berjalan sehingga kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak dapat dipenuhi.
Kegiatan tersebut dihadiri Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Semarang, perwakilan Lindu Aji, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Pati.
Reporter: Ar














