FGD Diskominfo Pati Bahas Infrastruktur, DPRD Soroti Galian C dan Konten Negatif di Media Sosial
PATI – NOTOPROJO.ID
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pati menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertema Infrastruktur Kabupaten Pati di Aula Diskominfo Kabupaten Pati, Senin (11/05/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Komisi C DPRD Pati Dr. Joni Kurnianto, ST., MT., anggota Komisi C Warjono, S.Ag., Sekretaris DPUTR Pati Widyotomo Kusdiantomo, ST., MM., serta sejumlah jurnalis dari berbagai media di Kabupaten Pati.
Dalam forum tersebut, pembahasan difokuskan pada pentingnya pembangunan infrastruktur sebagai penunjang pertumbuhan ekonomi sekaligus pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Pati.
Ketua Komisi C DPRD Pati, Dr. Joni Kurnianto, dalam sambutannya menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya video bermuatan negatif atau video syur yang saat ini sangat mudah diakses masyarakat melalui media sosial.
Menurutnya, kondisi tersebut sangat memprihatinkan karena dapat berdampak buruk terhadap moral masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kita dorong Kadiskominfo untuk melaporkan ke kementerian agar hal semacam itu dapat dihentikan,” jelas Joni.
Selain itu, Joni juga menyoroti persoalan infrastruktur jalan yang rusak akibat aktivitas tambang galian C ilegal. Ia menilai keberadaan tambang tanpa izin tersebut sangat merugikan masyarakat maupun pemerintah daerah.
“Adanya galian C tidak berizin sangat merugikan kita, terutama karena menyebabkan kerusakan jalan. Selain itu, galian C ilegal juga tidak memberikan kontribusi bagi pemerintah,” tambahnya.
Ia menjelaskan, saat ini Kabupaten Pati masih menghadapi berbagai persoalan infrastruktur, salah satunya minimnya sistem drainase di sejumlah wilayah. Ke depan, pembangunan jalan disebut akan lebih banyak menggunakan metode hotmix karena dinilai lebih kuat dan tahan lama.
Dalam kesempatan itu, DPRD juga menegaskan perannya sebagai penyalur aspirasi masyarakat, termasuk dalam pengawasan pembangunan dan proyek-proyek infrastruktur di Kabupaten Pati.
Joni pun meminta rekan-rekan jurnalis turut mengawal proyek-proyek besar yang sedang berjalan, salah satunya rencana proyek penataan Jalan Sudirman yang disebut akan menyerupai kawasan Malioboro Yogyakarta dengan nilai anggaran mencapai 20 miliaran rupiah.
Penulis : HAW














