Kualitas Layanan Kesehatan Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi Pati
PATI – NOTOPROJO.ID
Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan bahwa kualitas layanan kesehatan menjadi salah satu indikator penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Hal itu disampaikannya saat menghadiri tasyakuran Hari Ulang Tahun ke-20 RS Keluarga Sehat, Sabtu (9/5), di Kabupaten Pati.
Menurut Chandra, masyarakat yang sehat merupakan fondasi utama bagi kemajuan dan produktivitas daerah. Karena itu, sektor kesehatan harus terus diperkuat demi mendukung pembangunan Kabupaten Pati secara berkelanjutan.
Momentum dua dekade pengabdian RS Keluarga Sehat berlangsung hangat dan penuh rasa syukur. Kehadiran pemerintah daerah menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pertumbuhan ekonomi suatu daerah salah satunya dipengaruhi oleh tingkat kesehatan masyarakatnya. Jika pelayanan kesehatannya baik, maka pertumbuhan ekonominya juga akan ikut baik,” ujar Chandra.
Ia menambahkan, sektor kesehatan kini menjadi perhatian serius pemerintah pusat maupun daerah. Oleh sebab itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan ikut mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
“Ini perlu kita dukung bersama. Dengan pelayanan kesehatan yang maksimal, kita dapat membangun kekuatan untuk memajukan Kabupaten Pati,” lanjutnya.
Peringatan HUT ke-20 RS Keluarga Sehat juga menjadi momentum refleksi bagi dunia kesehatan di Kabupaten Pati. Selama dua dekade terakhir, rumah sakit tersebut dinilai berkontribusi dalam memperkuat akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Kalau masyarakat sehat, aktivitas ekonomi akan berjalan baik, produktivitas meningkat, dan pembangunan daerah pun bisa lebih cepat,” tambah Chandra.
Melalui momentum tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati berharap kualitas layanan kesehatan di daerah terus meningkat, sehingga mampu menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera demi mendukung percepatan pembangunan daerah.
Reporter : AR













