Dari Lapangan Bakorwil, Chandra Menaruh Harapan Lahirnya Petenis Dunia dari Pati
PATI – NOTOPROJO.ID
Pemerintah Kabupaten Pati mendorong pengembangan olahraga tenis untuk melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. Pembinaan sejak usia dini dan peningkatan fasilitas olahraga dinilai menjadi kunci untuk mewujudkan target tersebut.
Harapan itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat menutup Kejuaraan Tenis Bupati Cup 2026 ke-24 sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang di Lapangan Tenis Eks Karesidenan Pati (Bakorwil Pati), Minggu (8/11/2026).
Kejuaraan yang diselenggarakan Pengurus Cabang Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Kabupaten Pati bersama Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) tersebut diikuti peserta dari kelompok usia 10, 12, dan 14 tahun, serta kategori dewasa dan senior.
Chandra menilai tingginya partisipasi peserta menunjukkan bahwa olahraga tenis masih memiliki tempat di tengah masyarakat. Menurut dia, kompetisi seperti Bupati Cup menjadi salah satu sarana penting untuk menemukan sekaligus mengembangkan potensi atlet daerah.
“Tenis ini bukti masih dicintai warga Kabupaten Pati. Saya berharap adik-adik kita nantinya bisa mengisi ruang petenis nasional, bahkan petenis dunia,” ujar Chandra.
Selain pembinaan atlet, Chandra juga menyoroti kondisi sarana dan prasarana lapangan tenis yang dinilai membutuhkan perhatian. Salah satu fasilitas milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tersebut masih memerlukan perbaikan, terutama lampu penerangan yang saat ini tidak berfungsi.
Ia mengaku telah menyampaikan persoalan tersebut kepada Gubernur Jawa Tengah agar dapat menjadi perhatian dan diupayakan perbaikannya pada 2027.
“Kemarin sudah saya sampaikan kepada Pak Gubernur. Harapannya tahun depan bisa diperbaiki dan lampunya dinyalakan kembali, sehingga lapangan ini bisa digunakan untuk latihan maupun pertandingan, baik siang maupun malam,” ungkapnya.
Menurut Chandra, ketersediaan fasilitas yang memadai akan memberikan ruang lebih luas bagi atlet untuk berlatih secara optimal. Karena itu, ia berharap PELTI bersama seluruh pemangku kepentingan dapat meningkatkan frekuensi penyelenggaraan turnamen tenis di Kabupaten Pati.
“Kalau bisa, tahun depan turnamen tenis di Pati lebih banyak lagi. Kita ikhtiarkan bersama agar semakin banyak kesempatan bagi atlet untuk bertanding dan menunjukkan prestasinya,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Chandra juga mengapresiasi semangat para peserta yang berasal dari berbagai kelompok usia. Salah satu yang menarik perhatiannya adalah Muklis, peserta berusia sekitar 76 tahun yang masih menunjukkan kemampuan dan daya juang tinggi di lapangan.
Bahkan, pertandingan yang diikutinya berlangsung ketat dengan skor 6-5. Bagi Chandra, keikutsertaan peserta lanjut usia tersebut menjadi gambaran bahwa olahraga tenis dapat dinikmati sekaligus digeluti oleh berbagai generasi.
“Melihat pertandingan tadi, saya ikut bersemangat. Bahkan Pak Muklis yang usianya sekitar 76 tahun masih bertanding dengan penuh semangat. Ini luar biasa,” tuturnya.
Kepada para atlet muda yang berhasil meraih gelar juara, Chandra berpesan agar tidak cepat berpuas diri. Ia berharap prestasi di tingkat kabupaten dapat menjadi langkah awal untuk mengikuti kompetisi yang lebih tinggi sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Pati.
“Saya doakan adik-adik yang menjadi juara Bupati Cup 2026 kelak menjadi atlet berprestasi dan membawa harum nama Kabupaten Pati,” ujarnya.
Kejuaraan Tenis Bupati Cup 2026 ke-24 menjadi bagian dari upaya pembinaan dan penjaringan bibit atlet tenis potensial di Kabupaten Pati. Melalui kompetisi berjenjang, kemampuan atlet diharapkan dapat terpantau sejak usia dini sehingga memiliki kesempatan untuk berkembang dan bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Penutupan kejuaraan ditandai dengan penyerahan hadiah kepada para juara. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua dan jajaran pengurus PELTI Kabupaten Pati, perwakilan Disporapar, panitia penyelenggara, pelatih, serta para juri.
Editor: Ar













