Chandra Siapkan Paket Wisata Murah, Goa Pancur dan Goa Wareh Jadi Sasaran
PATI – NOTOPROJO.ID
Pemerintah Kabupaten Pati berupaya membangkitkan sektor pariwisata lokal melalui penguatan promosi, penataan destinasi, dan penyusunan paket wisata terjangkau bagi pelajar. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Promosi Branding Wonderful Indonesia Melalui Penguatan Konten di Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen, Minggu (18/10/2026).
Menurut Chandra, Kabupaten Pati memiliki potensi wisata yang perlu dikembangkan secara optimal. Selain memperbaiki daya tarik destinasi, pemerintah daerah juga akan mendorong wisata edukatif yang ramah bagi pelajar dan tidak membebani orang tua.
“Pariwisata Pati perlu dibangkitkan. Dengan ekonomi masyarakat yang sudah baik, otomatis hiburannya adalah ke tempat-tempat wisata,” ujar Chandra.
Ia menilai, paket wisata dengan biaya terjangkau dapat menjadi salah satu strategi untuk memperluas akses masyarakat terhadap destinasi wisata lokal. Pemkab Pati pun berencana berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan guna menyusun program wisata bagi pelajar.
“Kalau wisata di Pati, paling seratus lima puluh ribu sudah cukup, muter-muter, makan kenyang. Anaknya senang, orang tua tidak terbebani,” katanya.
Sejumlah destinasi yang berpotensi masuk dalam paket wisata tersebut antara lain Goa Pancur dan Goa Wareh. Kedua objek wisata itu dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai tujuan rekreasi sekaligus wisata edukasi.
Namun, Chandra mengakui pengembangan destinasi wisata membutuhkan pembenahan berkelanjutan, terutama dalam hal penataan kawasan dan peningkatan daya tarik bagi pengunjung.
“Kawasan wisata harus kita tata supaya lebih menarik. Goa Pancur sudah kita upayakan, termasuk pengerukan bendung di kawasan tersebut. Namun, penataannya masih perlu ditingkatkan,” ungkapnya.
Untuk mendukung upaya tersebut, Pemkab Pati berencana menambah alokasi anggaran melalui perubahan APBD guna menunjang pengembangan kawasan Goa Pancur.
Chandra juga meminta dukungan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Elvita Nursanty serta Kementerian Pariwisata, khususnya untuk memperbaiki gerbang masuk kawasan wisata agar terlihat lebih menarik dan dapat menjadi salah satu titik swafoto pengunjung.
Ia berharap dukungan pemerintah pusat dan legislatif dapat mempercepat pengembangan destinasi wisata desa di Kabupaten Pati. Dengan penataan yang lebih baik dan promosi yang tepat, potensi wisata lokal diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung.
Di sisi lain, Chandra menilai pengembangan pariwisata perlu berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat. Hasil pertanian, seperti jagung, ketela, dan komoditas lainnya, disebut mulai memberikan dampak positif bagi petani.
“Petani sekarang juga mulai merasakan hasil yang baik dari panen jagung, ketela, dan komoditas lainnya. Potensi ini harus kita dukung agar aktivitas ekonomi masyarakat terus bergerak,” ujarnya.
Selain pengembangan destinasi, pemerintah daerah tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur, termasuk perbaikan ruas jalan menuju kawasan wisata. Akses jalan yang memadai diharapkan memudahkan mobilitas wisatawan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga sekitar.
“Insya Allah semua infrastruktur Kabupaten Pati akan kita tuntaskan, karena infrastruktur yang baik akan membuat roda perekonomian berjalan baik,” kata Chandra.
Kegiatan Promosi Branding Wonderful Indonesia Melalui Penguatan Konten tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Elvita Nursanty, Ketua DPRD Kabupaten Pati, anggota DPRD Kabupaten Pati, perwakilan Kementerian Pariwisata, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Pati, Camat Kayen, serta perangkat desa setempat.
Reporter: Tobing














