Komisi B DPRD Pati Soroti Rencana Kerja Tirta Bening 2027–2031, Perluasan Akses Air Bersih Jadi Perhatian
PATI – NOTOPROJO.ID
Komisi B DPRD Kabupaten Pati mencermati rencana program kerja Perumda Air Minum Tirta Bening Kabupaten Pati untuk periode 2027–2031. Pembahasan tersebut berlangsung di Aula Tirta Bening, Kabupaten Pati, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan dihadiri Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, S.Pd.I., M.Pd., bersama anggota Komisi B. Dalam forum tersebut, jajaran legislatif mendengarkan paparan mengenai arah pengembangan Perumda Tirta Bening sekaligus memberikan sejumlah masukan terkait pelayanan air minum kepada masyarakat.
Komisi B menilai penyusunan program kerja lima tahun ke depan perlu diarahkan tidak hanya pada pengembangan perusahaan, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan dan perluasan cakupan akses air bersih.
Ketua Komisi B DPRD Pati Muslihan mengatakan, kebutuhan masyarakat harus menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penyusunan dan pelaksanaan program Perumda.
“Kami berharap program kerja Perumda Air Minum Tirta Bening 2027–2031 semakin meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas akses air bersih, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Kabupaten Pati,” kata Muslihan.
Perluasan Pelayanan Jadi Perhatian
Komisi B juga menekankan agar setiap program yang masuk dalam rencana strategis Perumda disusun secara terarah, terukur, dan berkelanjutan. Dengan demikian, pelaksanaan program dapat dievaluasi secara berkala dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Perumda Tirta Bening memiliki peran penting dalam penyediaan air minum bagi masyarakat Kabupaten Pati. Dalam dokumen Kebijakan dan Strategi Daerah Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Perumda Tirta Bening diarahkan untuk terus meningkatkan cakupan pelayanan. Dokumen tersebut antara lain mencantumkan target penambahan pelayanan Perumda sebanyak 6.000 sambungan rumah hingga 2029.
Secara kelembagaan, visi Perumda Tirta Bening juga mencakup peningkatan pelayanan air minum kepada pelanggan, peningkatan fasilitas produksi dan distribusi, peningkatan kualitas pelayanan, serta perluasan cakupan layanan.
Dalam pembahasan Renstra 2027–2031, sejumlah aspek lain juga menjadi perhatian, termasuk upaya meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jaringan pelayanan. Perumda juga memiliki rencana pembangunan sumur dalam secara bertahap untuk mendukung ketersediaan debit air di sejumlah wilayah.
DPRD Dorong Program Tidak Berhenti di Atas Kertas
Komisi B DPRD Pati menegaskan fungsi pengawasan akan tetap dijalankan terhadap pelaksanaan program Perumda. Rencana strategis yang telah disusun diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen perencanaan, tetapi diterjemahkan menjadi program yang dapat dirasakan masyarakat.
Selain peningkatan jumlah pelanggan, kualitas dan kontinuitas pelayanan menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan. Sebab, perluasan jaringan tanpa dibarengi kemampuan produksi, distribusi, dan pengelolaan jaringan yang memadai dapat memengaruhi kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Di sisi lain, peningkatan kinerja Perumda juga berkaitan dengan kontribusinya terhadap pemerintah daerah. Karena itu, pengembangan perusahaan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan pelayanan publik dan pengelolaan perusahaan secara sehat.
Dengan adanya paparan program kerja 2027–2031 tersebut, Komisi B DPRD Pati berharap Perumda Tirta Bening mampu menyusun langkah yang realistis, memiliki indikator kinerja yang jelas, serta menjawab kebutuhan air bersih masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Pati. (ADV)













