• Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
Notoprojo
Advertisement
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Notoprojo
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Pasca Kasus Keracunan, Pemkab Pati Perketat Pengawasan 172 SPPG

Redaksi by Redaksi
September 15, 2026
in Berita Terkini
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pasca Kasus Keracunan, Pemkab Pati Perketat Pengawasan 172 SPPG

PATI – NOTOPROJO.ID

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, Jawa Tengah, memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan makanan yang diberikan kepada masyarakat memenuhi standar keamanan, kebersihan, kualitas, dan kelayakan konsumsi.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengatakan Pemkab Pati telah menginstruksikan seluruh kecamatan untuk melakukan pemantauan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Hal itu disampaikan Chandra dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Pati yang berlangsung di Ruang Kembang Joyo, Sekretariat Daerah Pati, Selasa (15/9/2026).

“Karena setelah kami koordinasi dengan Kepala BGN, kami diberikan kewenangan penuh untuk melakukan evaluasi SPPG yang ada di Kabupaten Pati,” kata Chandra.

Menurut dia, evaluasi dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya menyangkut jumlah makanan yang diproduksi, tetapi juga kondisi fasilitas, tata ruang dapur, bahan baku, pemasok, sanitasi, hingga pengelolaan limbah melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Kapasitas Produksi Jadi Perhatian

Chandra menyoroti keberadaan sejumlah SPPG yang melayani lebih dari 2.000 penerima manfaat. Menurutnya, kapasitas produksi yang terlalu besar berpotensi memengaruhi proses pengolahan dan distribusi makanan.

Dengan jumlah penerima manfaat yang tinggi, dapur dapat melakukan produksi hingga dua kali. Kondisi tersebut, kata dia, harus diimbangi dengan prosedur pengolahan dan pendinginan makanan yang benar sebelum makanan dikemas dan didistribusikan.

“Jangan sampai makanan yang masih panas langsung dikemas. Proses pendinginan harus diperhatikan karena berkaitan dengan keamanan pangan,” ujarnya.

Selain kapasitas, kondisi fisik sejumlah SPPG juga menjadi perhatian Pemkab Pati. Chandra menyebut masih terdapat dapur yang menggunakan bangunan rumah maupun ruko dengan ruangan relatif sempit dan sirkulasi udara yang kurang memadai.

Standar lantai, kebersihan peralatan memasak, tata ruang, hingga sanitasi, lanjut dia, harus dipastikan sesuai ketentuan.

Kepala SPPG Diminta Bertanggung Jawab

Chandra menegaskan kepala SPPG memiliki tanggung jawab penting dalam memastikan seluruh tahapan pengolahan makanan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

“Kalau kepala SPPG benar-benar bertanggung jawab terhadap SOP dan melakukan pengecekan mulai dari bahan masuk sampai makanan keluar, seharusnya tidak terjadi keracunan,” tegasnya.

Ia juga meminta kepala SPPG memperketat pengawasan terhadap mitra, khususnya dalam pemilihan bahan baku dan pemasok.

Menurut Chandra, harga murah tidak boleh menjadi satu-satunya pertimbangan dalam menentukan bahan makanan. Kualitas dan keamanan bahan harus menjadi prioritas karena makanan tersebut dikonsumsi oleh masyarakat, termasuk anak-anak.

Pemkab Pati juga akan mengevaluasi kinerja masing-masing kepala SPPG. Jika ditemukan kelalaian dalam menjalankan tanggung jawab, pemerintah daerah dapat memberikan teguran hingga merekomendasikan pemberhentian kepada pihak berwenang.

172 SPPG di Kabupaten Pati

Saat ini terdapat 172 SPPG di Kabupaten Pati. Dari jumlah tersebut, sebanyak 159 SPPG masih beroperasi, empat SPPG disuspend, dan sembilan SPPG sementara berhenti beroperasi.

Setelah rapat koordinasi, Pemkab Pati langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah SPPG di wilayah terdekat.

Pemeriksaan tersebut selanjutnya akan dilakukan secara bertahap terhadap seluruh SPPG di Kabupaten Pati.

Hasil pemeriksaan akan didata dan menjadi bahan evaluasi serta rekomendasi kepada Badan Gizi Nasional (BGN). Rekomendasi tersebut dapat menjadi dasar untuk menentukan langkah terhadap SPPG yang dinilai tidak memenuhi standar, termasuk kemungkinan pemberian sanksi berupa suspend maupun pemberhentian operasional.

Pemkab Pati menegaskan pengawasan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan program MBG tidak sekadar memenuhi target distribusi makanan, tetapi juga menjamin keamanan pangan, kebersihan, kualitas bahan, serta standar pengolahan.

Dengan demikian, makanan yang sampai kepada penerima manfaat diharapkan benar-benar aman, bergizi, dan layak dikonsumsi.

Editor : Agus suprianto

Previous Post

Plt Bupati Pati Sidak 6 SPPG, Temukan Wajan Tak Layak hingga Dapur Tak Memadai

Next Post

Persoalan Siswa SMPN 8 Pati Berakhir, Komisi D Kawal Perpindahan Data Dapodik

Redaksi

Redaksi

Next Post

Persoalan Siswa SMPN 8 Pati Berakhir, Komisi D Kawal Perpindahan Data Dapodik

Stay Connected test

  • 86.8k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Tetap Waspada Uang Hilang Dari Rekening, Hati Hati Modus Social Engineering

Maret 4, 2026

Yuk…Cek Jadwal Praktek Dokter Di Rumah Sakit KSH Pati

Juni 3, 2022
Polisi Ungkap Kronologis Kejadian di Lapangan Kedungwinong Pati

Polisi Ungkap Kronologis Kejadian di Lapangan Kedungwinong Pati

September 14, 2024

Marketing Prabu Motor Ponorogo Berikan Solusi dan Pelayanan Terbaik Untuk Konsumen

Agustus 23, 2023

PPDB Bakal Ada 4 Jalur, Bupati Ingatkan Urgensi Kepatuhan pada Regulasi

0

Ganjar Pranowo Melepas 5748 Pemudik Jateng,Dari Taman Mini Indonesia Indah

0

Berbagi Takjil Bersama KMJS UNNES Di Jepara

0

Sebanyak 1228 Peserta Seleksi Calon Pegawai Pemkab Jepara Terima SK Pengangkatan Sebagai ASN

0

PM-AAS Diterapkan di Rembang, Populasi Padi Ditargetkan Capai 1 Juta Tanaman per Hektare

September 15, 2026

Persoalan Siswa SMPN 8 Pati Berakhir, Komisi D Kawal Perpindahan Data Dapodik

September 15, 2026

Pasca Kasus Keracunan, Pemkab Pati Perketat Pengawasan 172 SPPG

September 15, 2026

Plt Bupati Pati Sidak 6 SPPG, Temukan Wajan Tak Layak hingga Dapur Tak Memadai

September 15, 2026

Recent News

PM-AAS Diterapkan di Rembang, Populasi Padi Ditargetkan Capai 1 Juta Tanaman per Hektare

September 15, 2026

Persoalan Siswa SMPN 8 Pati Berakhir, Komisi D Kawal Perpindahan Data Dapodik

September 15, 2026

Pasca Kasus Keracunan, Pemkab Pati Perketat Pengawasan 172 SPPG

September 15, 2026

Plt Bupati Pati Sidak 6 SPPG, Temukan Wajan Tak Layak hingga Dapur Tak Memadai

September 15, 2026
Notoprojo

Follow Us

Browse by Category

  • Apps
  • Berita
  • Berita Advertorial DPRD Pati
  • Berita Advetorial DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Berita Advetorial Kab Temanggung
  • Berita Advetorial Kodim 0718/Pati
  • Berita Advetorial Pemkab Blora
  • Berita Advetorial.Kab Rembang
  • Berita Derap Hukum
  • Berita Kriminal Polda Jateng
  • Berita Lokal
  • Berita Polda Jawa Tengah
  • Berita Polres Demak
  • Berita Polres Grobogan
  • Berita Polres Jepara
  • Berita Polres Kudus
  • Berita Polres Pati
  • Berita Polresta Pati
  • Berita Promo
  • Berita Terkini
  • Blora News
  • Business
  • Cerita Budaya Indonesia
  • Demak News
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Health
  • HUKUM
  • INFO SEPUTAR JEPARA
  • Jawa Tengah Terkini
  • Jepara News
  • Kisah Inspiratif
  • Kudus News
  • KULINER
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • News
  • Notoprojo Blora
  • NOTOPROJO KAB BATANG
  • Notoprojo Kab Demak
  • NOTOPROJO KAB GROBOGAN
  • Notoprojo Kab Jepara
  • Notoprojo Kab Kudus
  • NOTOPROJO KAB MAGELANG
  • Notoprojo Kab Rembang
  • Notoprojo Kab Sragen
  • Notoprojo Pemkab Pati
  • Obrolan dan Seni
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politics
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Seputar Blora
  • Seputar Kuliner
  • Seputar Olahraga
  • Seputar Pati
  • Seputar Rembang
  • Sport
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World

Recent News

PM-AAS Diterapkan di Rembang, Populasi Padi Ditargetkan Capai 1 Juta Tanaman per Hektare

September 15, 2026

Persoalan Siswa SMPN 8 Pati Berakhir, Komisi D Kawal Perpindahan Data Dapodik

September 15, 2026
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

© 2022 notoprojo.id
PT Media Karya Komunika

No Result
View All Result
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

© 2022 notoprojo.id
PT Media Karya Komunika