Dua Gudang Kapuk di Pati Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta
PATI, NOTOPROJO.ID
Dua gudang penyimpanan kapuk di Desa Karaban, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terbakar pada Jumat (28/8/2026) siang.
Sebanyak empat armada pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan untuk memadamkan api yang diduga berasal dari korsleting listrik tersebut.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Perlindungan Masyarakat (Damkar Linmas) Satpol PP Kabupaten Pati, Dwi Prasetyo, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari warga sekitar pukul 13.05 WIB.
“Laporan diterima Pos Damkar Pati dari warga pada pukul 13.05 WIB,” kata Dwi, Jumat sore.
Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Api diduga bermula dari korsleting listrik yang kemudian menyambar material kapuk yang berada di dalam gudang.
Dalam proses pemadaman, Damkar Pati mengerahkan tiga unit mobil pemadam dari Pos Pati dan Kayen. Satu unit mobil pemadam milik BPBD Pati juga turut dikerahkan.
Petugas dibantu masyarakat serta anggota TNI dan Polri setempat berjibaku memadamkan api. Setelah sekitar dua jam penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 15.15 WIB.
“Armada yang digunakan tiga unit mobil pemadam kebakaran Pos Pati dan Kayen serta satu unit mobil BPBD. Api dapat dipadamkan pukul 15.15 WIB,” ujar Dwi.
Dua gudang yang terbakar diketahui masing-masing milik Sugoto dan Rusdi, warga Desa Karaban. Total luas bangunan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 250 meter persegi.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp300 juta.
“Korban jiwa nihil. Kerugian dua gudang kapuk dengan luas bangunan 250 meter persegi ditaksir Rp300 juta,” kata Dwi.
Dwi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan penggunaan listrik maupun aktivitas yang melibatkan api.
Menurut dia, kelalaian manusia masih menjadi salah satu faktor yang kerap memicu terjadinya kebakaran.
“Masyarakat perlu berhati-hati dalam penggunaan listrik. Jangan menyalakan api jika tidak diperlukan dan selalu perhatikan penggunaan instalasi listrik,” pungkasnya.
Penulis: Heroe














