BLT DBHCHT Rp2,58 Miliar Siap Cair, 4.313 Petani dan Buruh Tembakau Pati Terima Rp600 Ribu
PATI – NOTOPROJO.ID
Pemerintah Kabupaten Pati segera menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Sebanyak 4.313 petani dan buruh tembakau ditetapkan sebagai penerima manfaat dengan nilai bantuan Rp600 ribu per orang, yang dijadwalkan mulai dicairkan pada Juli 2026.
Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat yang menggantungkan penghidupan pada sektor pertembakauan, sekaligus menjaga daya beli di tengah tekanan kebutuhan ekonomi.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Pati, dr. Aviani Tritanti Venusia, mengatakan Pemkab Pati telah menyiapkan anggaran sebesar Rp2.587.800.000 untuk mendukung penyaluran BLT DBHCHT tahun ini.Jumat (03/07/26)
“Di antara penerimanya itu seperti petani tembakau, buruh tembakau, dan lainnya,sesuainketentuan” ucap Aviani.
Ia menjelaskan, setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp300 ribu untuk dua periode. Namun, penyaluran akan dilakukan sekaligus sehingga masing-masing penerima akan menerima total Rp600 ribu dalam satu kali pencairan.
“Namun untuk penyalurannya akan diberikan sekaligus,masing – masing penerima akan menerima sebesar Rp600 ribu dalam satu kali” paparnya.
Saat ini, Dinsos P3AKB masih menyelesaikan proses administrasi dan tahapan pencairan. Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, bantuan akan segera disalurkan kepada ribuan penerima yang telah terdata.
“Rencananya BLT tersebut akan mulai disalurkan pada bulan juli ini” tambahnya.
Menurut Aviani, dana DBHCHT memang diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang terlibat dalam sektor tembakau. Selain menjadi bentuk perlindungan sosial, bantuan ini juga diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga penerima manfaat dan menopang perekonomian mereka.
Pemerintah Kabupaten Pati berharap penyaluran BLT DBHCHT dapat berlangsung tepat sasaran, transparan, dan tepat waktu sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh petani maupun buruh tembakau yang menjadi tulang punggung industri hasil tembakau di daerah.
“Kegiatan ini diharapkan program ini bisa bermanfaat bagi mereka dalam meningkatkan kesejahteraannya serta membantu “pungkasnya.
Editor : Agus suprianto













