Nelayan Pati Siap Gelar Aksi Damai, Tuntut Harga BBM Khusus Perikanan Tangkap
PATI – NOTOPROJO.ID
Ratusan nelayan di Kabupaten Pati yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Nelayan Sejahtera dan Asosiasi Mina Santosa dijadwalkan menggelar aksi damai pada Senin, 4 Mei 2026. Aksi tersebut merupakan bentuk tuntutan atas penetapan harga bahan bakar minyak (BBM) khusus bagi nelayan perikanan tangkap yang dinilai semakin memberatkan.

Berdasarkan surat pemberitahuan aksi, massa akan berkumpul di Alun-alun Juwana pukul 07.00 WIB sebelum bergerak menuju Alun-alun Pati. Mereka mendesak pemerintah segera menetapkan kebijakan harga BBM khusus untuk nelayan di tengah lonjakan harga energi global.
Koordinator aksi, Muhammad Agung, menyampaikan bahwa kenaikan harga BBM non-subsidi berdampak langsung terhadap biaya operasional melaut. Kondisi tersebut membuat banyak nelayan mengalami penurunan pendapatan, bahkan terancam menghentikan aktivitas penangkapan ikan.
“Sekitar 70 persen biaya operasional melaut berasal dari BBM. Dengan harga yang terus naik, keberlanjutan usaha nelayan kini berada di titik kritis,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Para nelayan juga mengungkapkan bahwa sejumlah langkah telah ditempuh, termasuk penyampaian aspirasi kepada Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Selain itu, berbagai forum koordinasi lintas sektor telah dilakukan dengan melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga terkait.
Namun hingga kini, mereka menilai belum ada kebijakan konkret yang mampu menjawab kebutuhan nelayan di lapangan.
Dalam tuntutannya, massa meminta Presiden Prabowo Subianto menetapkan harga BBM khusus bagi nelayan sebesar dua kali harga BBM subsidi saat ini, yakni sekitar Rp13.600 per liter. Kebijakan tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan usaha perikanan tangkap sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
Aksi damai ini diharapkan menjadi perhatian serius pemerintah, mengingat sektor perikanan tangkap memiliki peran strategis dalam penyediaan sumber protein bagi masyarakat serta penopang ekonomi pesisir.
Penulis : Heroe














