Puluhan Tenaga Honorer Datangi DPRD Pati, Pertanyakan Nasibnya
PATI – NOTOPROJO.ID
Puluhan guru honorer berstatus R4 yang tergabung dalam Aliansi Guru Honorer Kabupaten Pati melakukan audiensi ke kantor DPRD Pati,Senin (29/09/25) Pagi.
Kedatangan mereka diterima oleh jajaran Komisi A dan Komisi D DPRD Kabupaten Pati bersama Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Asisten I Setda Pati.
Untuk diketahui, honorer R4 merupakan tenaga non-ASN (Aparatur Sipil Negara) yang tidak terdata resmi di database pemerintah dan datanya belum tervalidasi.
Ansor salah satu perwakilan aliansi mengatakan, kedatangannya untuk meminta bantuan kepada DPRD Kabupaten Pati adanya isu pemberhentian pegawai honorer yang berstatus R4 pada bulan Desember 2025.
Adapun alasan para honorer tidak bisa ikut tes PPPK karena sebelumnya gagal mengikuti tes CPNS 2024 dan belum memenuhi syarat untuk masuk database BKN.
Terkait isu yang sedang berkembang yang mana honorer non-database BKN yang tidak mendaftar PPPK kemungkinan akan dirumahkan mulai Desember 2025.
“Kami mendaftar CPNS 2024, karena dulu yang bisa mendaftar PPPK itu mereka yang masuk dalam database. Sedangkan kami itu R4, maka kami mengadu nasib ikut tes CPNS, konsekwensinya memang kami tidak bisa mendaftar PPPK,” jelas Ansori.
Ditempat yang sama Plt Kepala BKPSDM Pati Yogo Wibowo menyampaikan, jika kebijakan pemberhentian tersebut menjadi wewenang pemerintah pusat melalui BKN dan Kementerian Pendayagunaan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB).
“Kami belum bisa mengambil langkah, dan masih menunggu. Karena ini aturan, nanti skemanya seperti apa nanti kami sampaikan ke pimpinan. Sampai saat ini kami masih menunggu kebijakan dari Menpan maupun BKN terkait peraturan tersebut,” pungkas Yogo
Editor : Heroe














