• Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
Notoprojo
Advertisement
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Notoprojo
No Result
View All Result
Home Berita Advetorial.Kab Rembang

Pemkab Rembang Siaga Hadapi Dampak Abrasi di Pesisir

Redaksi by Redaksi
Februari 12, 2025
in Berita Advetorial.Kab Rembang
0
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemkab Rembang Siaga Hadapi Dampak Abrasi di Pesisir

REMBANG – NOTOPROJO.ID

Pemerintah Kabupaten Rembang terus berupaya menangani dampak abrasi yang mulai mengancam pesisir Kabupaten Rembang sejak awal 2025. Fenomena ini telah menyebabkan pengikisan daratan di beberapa wilayah, seperti Pantai Caruban di Desa Gedongmulyo, Kecamatan Lasem, serta pesisir Kecamatan Kragan dan Sluke.

Di Pantai Caruban, abrasi mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum, termasuk gazebo dan sebagian akses jalan. Beberapa tempat bersantai yang disediakan pemilik warung juga terdampak oleh gelombang pasang.

Sebagai langkah awal, para pemilik warung secara mandiri telah melakukan upaya mitigasi dengan membangun tanggul dari bambu dan tumpukan karung pasir guna mengurangi dampak abrasi.

Salah satu pemilik warung, Ika Riskawati, mengungkapkan bahwa perbaikan dilakukan secara gotong royong dengan biaya pribadi.

“Semua pemilik warung ini memperbaiki sendiri. Biayanya ada yang Rp3 juta, ada yang Rp7 juta perbaikannya. Setiap tahun perbaikannya secara pribadi,” kata Ika, Selasa (11/2).

Sementara itu, Humas Bumdes Bhakti Mulyo Desa Gedongmulyo, Turiono, menyampaikan bahwa abrasi tahun ini terjadi lebih parah dibandingkan tahun sebelumnya dan berdampak pada jumlah kunjungan wisatawan.

“Biasanya abrasi datangnya cuma waktu musim kemarau, tapi kali ini musim penghujan biasanya tidak sampai separah ini. Tapi ini lebih parah dari tahun kemarin. Wisatawan turun drastis, karena dipandang kurang enak dan banyak pohon cemara yang tumbang,” ucapnya.

Dalam tiga tahun terakhir, abrasi telah mengikis daratan Pantai Caruban sejauh 10 meter. Beberapa wahana wisata yang sebelumnya menjadi daya tarik utama terpaksa ditutup karena terdampak abrasi.

“Seperti gazebo kecil yang dibuat Bumdes atau yang dibuat oleh warung sendiri itu hilang semua. Terus permainan, termasuk jompat-jompit dan bandulan dulu itu ada, sekarang tidak ada semua,” ujarnya.

Menanggapi situasi ini, pemerintah kabupaten melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang telah bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak. Selain itu, BPBD juga melakukan kajian terkait dampak abrasi guna merumuskan langkah penanganan jangka panjang.

Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi BPBD Rembang, Puji Widodo, menyatakan bahwa pihaknya telah mengusulkan program penanganan abrasi ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.

“Untuk tahun ini, kemarin sudah ada sedikit penanganan sekaligus kejelasan terkait dengan penanganan fisiknya oleh balai besar yang berwenang. Namun, seiring berjalannya waktu, apakah nanti terdampak efisiensi anggaran dari instruksi Presiden atau tidak, kami belum bisa menjelaskan,” terang Puji.

Sementara menunggu keputusan dari pemerintah pusat, BPBD mengimbau masyarakat pesisir untuk tetap waspada. Berdasarkan prediksi BMKG, gelombang di perairan Pantai Utara Rembang diperkirakan masih cukup tinggi dalam tiga hari ke depan.

“Kami berharap warga untuk selalu mengikuti atau melihat kondisi cuaca ekstrem, terutama gelombang tinggi yang ada di Pantai Utara Rembang,” pungkasnya.

Editor : Agus supriianto

Pemkab Rembang Siaga Hadapi Dampak Abrasi di Pesisir

REMBANG – NOTOPROJO.ID

Pemerintah Kabupaten Rembang terus berupaya menangani dampak abrasi yang mulai mengancam pesisir Kabupaten Rembang sejak awal 2025. Fenomena ini telah menyebabkan pengikisan daratan di beberapa wilayah, seperti Pantai Caruban di Desa Gedongmulyo, Kecamatan Lasem, serta pesisir Kecamatan Kragan dan Sluke.

Di Pantai Caruban, abrasi mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum, termasuk gazebo dan sebagian akses jalan. Beberapa tempat bersantai yang disediakan pemilik warung juga terdampak oleh gelombang pasang.

Sebagai langkah awal, para pemilik warung secara mandiri telah melakukan upaya mitigasi dengan membangun tanggul dari bambu dan tumpukan karung pasir guna mengurangi dampak abrasi.

Salah satu pemilik warung, Ika Riskawati, mengungkapkan bahwa perbaikan dilakukan secara gotong royong dengan biaya pribadi.

“Semua pemilik warung ini memperbaiki sendiri. Biayanya ada yang Rp3 juta, ada yang Rp7 juta perbaikannya. Setiap tahun perbaikannya secara pribadi,” kata Ika, Selasa (11/2).

Sementara itu, Humas Bumdes Bhakti Mulyo Desa Gedongmulyo, Turiono, menyampaikan bahwa abrasi tahun ini terjadi lebih parah dibandingkan tahun sebelumnya dan berdampak pada jumlah kunjungan wisatawan.

“Biasanya abrasi datangnya cuma waktu musim kemarau, tapi kali ini musim penghujan biasanya tidak sampai separah ini. Tapi ini lebih parah dari tahun kemarin. Wisatawan turun drastis, karena dipandang kurang enak dan banyak pohon cemara yang tumbang,” ucapnya.

Dalam tiga tahun terakhir, abrasi telah mengikis daratan Pantai Caruban sejauh 10 meter. Beberapa wahana wisata yang sebelumnya menjadi daya tarik utama terpaksa ditutup karena terdampak abrasi.

“Seperti gazebo kecil yang dibuat Bumdes atau yang dibuat oleh warung sendiri itu hilang semua. Terus permainan, termasuk jompat-jompit dan bandulan dulu itu ada, sekarang tidak ada semua,” ujarnya.

Menanggapi situasi ini, pemerintah kabupaten melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang telah bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak. Selain itu, BPBD juga melakukan kajian terkait dampak abrasi guna merumuskan langkah penanganan jangka panjang.

Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi BPBD Rembang, Puji Widodo, menyatakan bahwa pihaknya telah mengusulkan program penanganan abrasi ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.

“Untuk tahun ini, kemarin sudah ada sedikit penanganan sekaligus kejelasan terkait dengan penanganan fisiknya oleh balai besar yang berwenang. Namun, seiring berjalannya waktu, apakah nanti terdampak efisiensi anggaran dari instruksi Presiden atau tidak, kami belum bisa menjelaskan,” terang Puji.

Sementara menunggu keputusan dari pemerintah pusat, BPBD mengimbau masyarakat pesisir untuk tetap waspada. Berdasarkan prediksi BMKG, gelombang di perairan Pantai Utara Rembang diperkirakan masih cukup tinggi dalam tiga hari ke depan.

“Kami berharap warga untuk selalu mengikuti atau melihat kondisi cuaca ekstrem, terutama gelombang tinggi yang ada di Pantai Utara Rembang,” pungkasnya.

Editor : Agus supriianto

Previous Post

Realisasi investasi di Jawa Tengah 2024 Capai Rp88,44 triliun,Serap Naker Tertinggi di Pulau Jawa

Next Post

Jelang Pelantikan,Bupati Rembang Terpilih Harno-Hanies Jalani Tes Kesehatan

Redaksi

Redaksi

Next Post

Jelang Pelantikan,Bupati Rembang Terpilih Harno-Hanies Jalani Tes Kesehatan

Stay Connected test

  • 86.8k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Tetap Waspada Uang Hilang Dari Rekening, Hati Hati Modus Social Engineering

Maret 4, 2026

Yuk…Cek Jadwal Praktek Dokter Di Rumah Sakit KSH Pati

Juni 3, 2022
Polisi Ungkap Kronologis Kejadian di Lapangan Kedungwinong Pati

Polisi Ungkap Kronologis Kejadian di Lapangan Kedungwinong Pati

September 14, 2024

Marketing Prabu Motor Ponorogo Berikan Solusi dan Pelayanan Terbaik Untuk Konsumen

Agustus 23, 2023

PPDB Bakal Ada 4 Jalur, Bupati Ingatkan Urgensi Kepatuhan pada Regulasi

0

Ganjar Pranowo Melepas 5748 Pemudik Jateng,Dari Taman Mini Indonesia Indah

0

Berbagi Takjil Bersama KMJS UNNES Di Jepara

0

Sebanyak 1228 Peserta Seleksi Calon Pegawai Pemkab Jepara Terima SK Pengangkatan Sebagai ASN

0

Pemkab Pati Terima Hibah 20 Lampu Tenaga Surya, Dorong Penerangan Ramah Lingkungan

April 28, 2026

1.464 Jamaah Haji Demak Siap Berangkat, Berikut Jadwal Lengkap Kloter 2026

April 28, 2026

Pelajar Diajak Kampanye Anti Kriminalitas, Polres Demak Gelar Lomba Video AI Creator

April 28, 2026

Jelang May Day 2026, Ahmad Luthfi Serap Aspirasi Buruh, Ajak Jaga Kondusivitas

April 28, 2026

Recent News

Pemkab Pati Terima Hibah 20 Lampu Tenaga Surya, Dorong Penerangan Ramah Lingkungan

April 28, 2026

1.464 Jamaah Haji Demak Siap Berangkat, Berikut Jadwal Lengkap Kloter 2026

April 28, 2026

Pelajar Diajak Kampanye Anti Kriminalitas, Polres Demak Gelar Lomba Video AI Creator

April 28, 2026

Jelang May Day 2026, Ahmad Luthfi Serap Aspirasi Buruh, Ajak Jaga Kondusivitas

April 28, 2026
Notoprojo

Follow Us

Browse by Category

  • Apps
  • Berita
  • Berita Advertorial DPRD Pati
  • Berita Advetorial DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Berita Advetorial Kab Temanggung
  • Berita Advetorial Kodim 0718/Pati
  • Berita Advetorial Pemkab Blora
  • Berita Advetorial.Kab Rembang
  • Berita Kriminal Polda Jateng
  • Berita Lokal
  • Berita Polda Jawa Tengah
  • Berita Polres Demak
  • Berita Polres Grobogan
  • Berita Polres Jepara
  • Berita Polres Kudus
  • Berita Polres Pati
  • Berita Polresta Pati
  • Berita Promo
  • Berita Terkini
  • Blora News
  • Business
  • Cerita Budaya Indonesia
  • Demak News
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Health
  • HUKUM
  • INFO SEPUTAR JEPARA
  • Jawa Tengah Terkini
  • Jepara News
  • Kisah Inspiratif
  • Kudus News
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • News
  • Notoprojo Blora
  • NOTOPROJO KAB BATANG
  • Notoprojo Kab Demak
  • NOTOPROJO KAB GROBOGAN
  • Notoprojo Kab Jepara
  • Notoprojo Kab Kudus
  • NOTOPROJO KAB MAGELANG
  • Notoprojo Kab Rembang
  • Notoprojo Kab Sragen
  • Notoprojo Pemkab Pati
  • Obrolan dan Seni
  • OPINI
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politics
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Seputar Blora
  • Seputar Olahraga
  • Seputar Pati
  • Seputar Rembang
  • Sport
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World

Recent News

Pemkab Pati Terima Hibah 20 Lampu Tenaga Surya, Dorong Penerangan Ramah Lingkungan

April 28, 2026

1.464 Jamaah Haji Demak Siap Berangkat, Berikut Jadwal Lengkap Kloter 2026

April 28, 2026
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

© 2022 notoprojo.id
PT Media Karya Komunika

No Result
View All Result
  • Notoprojo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • REDAKSI
  • Tentang Kami

© 2022 notoprojo.id
PT Media Karya Komunika