Bhabinkamtibmas Desa Purwosari Polsek Tlogowungu Budayakan Sambatan
PATI – NOTOPROJO.ID
Bhabinkamtibmas Desa Purwosari, Aiptu Susanto, turut serta dalam kegiatan gotong royong “Sambatan” tradisi gotong royong yang kental dengan nuansa kekeluargaan, menjadi wujud solidaritas masyarakat di Desa Purwosari.Rabu pagi (29/11/23)
Sambatan merupakan salah satu tradisi gotong royong yang masih tetap lestari hingga saat ini. Tradisi ini hanya ditemui di pedesaan, arti sambatan adalah tolong-menolong dan dalam arti lain sambatan adalah menolong.
Sambatan adalah wujud dari sikap masyarakat pedesaan yang suka menolong dan peduli terhadap sesama. Dengan adanya gotong-royong diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan diantara warga.
Sebelum memulai pembangunan atau renovasi rumah, kegiatan dimulai dengan genduri, tanpa adanya pembayaran bagi peserta sambatan.
“Manfaat dari kegiatan sambatan tidak hanya terbatas pada pembangunan fisik, tetapi juga meningkatkan kekeluargaan dan rasa solidaritas antar warga,”jelas nya
Dalam kegiatan ini, masyarakat dengan sukarela memberikan tenaga tanpa mengharapkan imbalan finansial.
Keikhlasan ini menciptakan siklus saling membantu antarwarga di lingkungan setempat.
“Perlakuan yang sama diberikan kepada semua warga, sehingga tradisi ini tidak hanya merajut kebersamaan tetapi juga menciptakan ikatan emosional yang kuat di antara mereka,” tambahnya.
Meskipun sambatan adalah bagian dari budaya gotong royong Indonesia yang mulai terlupakan, Aiptu Susanto mengingatkan pentingnya menjaga tradisi ini.
“Warga dihimbau untuk tidak meninggalkan tradisi sambatan atau gotong royong, guna menjaga kerukunan antarwarga dan memperkuat keberlanjutan budaya gotong royong,” pungkasnya.
Kontributor : Respati
Editor : Agus suprianto














