Talut Jalan Usaha Tani Boloagung Segera Dibangun, Kades Berharap Dukungan Berlanjut pada 2027
PATI – NOTOPROJO.ID
Pemerintah Desa Boloagung, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, kembali memperkuat infrastruktur desa melalui pembangunan talut di wilayah RW 2, Jalan Usaha Tani.
Pembangunan talut tersebut direncanakan mulai dikerjakan pekan depan. Infrastruktur itu memiliki panjang sekitar 399 meter, dengan lebar 30 sentimeter dan tinggi 60 sentimeter.
Kepala Desa Boloagung, Sutrisno, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas dukungan bantuan keuangan untuk pembangunan sarana dan prasarana di desanya.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas bantuan keuangan untuk pembangunan sarana dan prasarana di Desa Boloagung,” ujar Sutrisno.
Menurutnya, pembangunan talut menjadi bagian penting dalam mendukung keberadaan jalan usaha tani. Selain memperkuat sisi jalan, keberadaan talut diharapkan dapat membantu menjaga konstruksi jalan agar lebih aman dan memiliki daya tahan lebih baik.
Sutrisno berharap dukungan pembangunan infrastruktur dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat kembali berlanjut pada 2027. Menurut dia, masih terdapat sejumlah kebutuhan infrastruktur yang perlu dituntaskan di Desa Boloagung.
“Kami berharap pada 2027 Desa Boloagung bisa kembali mendapatkan bantuan, sehingga pembangunan infrastruktur dapat terus dilanjutkan dan jalan-jalan yang rusak bisa segera tertangani,” katanya.
Ia juga berharap aspirasi tersebut dapat menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Meski demikian, Sutrisno menegaskan pihaknya tetap mengapresiasi bantuan yang telah diberikan pada 2026.
“Untuk bantuan yang diberikan tahun 2026 ini, kami sangat berterima kasih. Semoga ke depan dukungan untuk pembangunan infrastruktur di Boloagung dapat terus berlanjut,” ujar Sutrisno.
Pembangunan talut di Jalan Usaha Tani RW 2 diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat infrastruktur desa sekaligus mendukung aktivitas masyarakat, khususnya warga yang memanfaatkan jalur tersebut untuk kegiatan pertanian.
Reporter : Wawan














