Kadin Fest 2026 Dorong UMKM dan Investasi, Rembang Bidik Peluang Ekonomi Baru
REMBANG – NOTOPROJO.ID
Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Rembang menggelar Kadin Fest 2026 sebagai wadah kolaborasi pelaku usaha sekaligus upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kabupaten Rembang.(20/08/26)
Kadin Fest 2026 berlangsung sepanjang 1–30 Agustus 2026 dengan menghadirkan sejumlah kegiatan, mulai dari program Great Sale, pelatihan dan pengembangan kapasitas pelaku usaha melalui Temu Suhu Biar Tahu, hingga Lasem Run 2026 sebagai rangkaian penutup.
Ketua KADIN Kabupaten Rembang, Arifin, mengatakan festival tersebut diharapkan mampu membangkitkan optimisme pelaku usaha sekaligus memperkenalkan berbagai potensi investasi yang dimiliki Kabupaten Rembang.
Menurut dia, Rembang memiliki beragam sektor ekonomi yang potensial untuk dikembangkan, mulai dari pertanian, industri, pertambangan hingga pariwisata. Potensi tersebut, kata Arifin, perlu diikuti keberanian pelaku usaha untuk mengambil peluang dan mengembangkan bisnis.
“Kami ingin mengajak teman-teman pengusaha dari berbagai bidang dan skala usaha untuk bersama-sama berinvestasi di Rembang. Kadin Fest ini menjadi sarana untuk membangun semangat, memperkuat jejaring, dan menunjukkan bahwa Rembang memiliki banyak peluang yang bisa dikembangkan,” ujar Arifin.
Ia menilai para pelaku usaha di Rembang memiliki kemampuan dalam membaca peluang. Namun, keberanian untuk mengambil langkah dan mengembangkan usaha perlu terus diperkuat.
“Melalui Kadin Fest ini kami ingin menjadi role model dan mengobarkan semangat para pengusaha agar terus berkembang serta berani mengambil peluang usaha yang ada,” katanya.
Perkuat Kolaborasi UMKM dan Pelaku Usaha
Sekretaris KADIN Kabupaten Rembang sekaligus Ketua Panitia Kadin Fest 2026, Mustaqim, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk meningkatkan aktivitas transaksi ekonomi sekaligus mempertemukan pelaku usaha dari berbagai skala.
Melalui program Great Sale, KADIN menggandeng sejumlah UMKM, pusat perbelanjaan, serta sektor perhotelan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi selama pelaksanaan festival.
“Tujuan akhirnya adalah meningkatkan aktivitas ekonomi di Kabupaten Rembang. Kami ingin menghadirkan kolaborasi antar pelaku usaha dan membuka peluang investasi yang lebih luas,” jelas Mustaqim.
Selain meningkatkan transaksi, KADIN juga berupaya memperluas jejaring dengan investor dan pelaku usaha dari luar daerah. Langkah tersebut diharapkan membuka peluang kerja sama serta investasi baru yang memberikan dampak terhadap perekonomian daerah.
Sementara itu, perwakilan tim kreatif Kadin Fest, Abe Sampurna, mengatakan festival tersebut dirancang bukan sekadar menjadi kegiatan tahunan yang selesai setelah acara berakhir. Kadin Fest diharapkan berkembang menjadi sebuah identitas atau intellectual property (IP) yang dapat diperkuat dan dikembangkan secara berkelanjutan.
“Kami ingin Kadin Fest tidak sekadar menjadi event yang selesai setelah kegiatan berlangsung, tetapi menjadi identitas yang kuat dan mampu memperkenalkan Rembang kepada masyarakat yang lebih luas,” kata Abe.
Lasem Run Kenalkan Potensi Wisata
Rangkaian Kadin Fest 2026 ditutup dengan pelaksanaan Lasem Run 2026 pada 30 Agustus 2026 di kawasan Pantai Dasun, Lasem.
Ajang olahraga tersebut menghadirkan dua kategori, yakni 5 kilometer atau Fun Run dan 10 kilometer atau Race.
Selain menjadi kegiatan olahraga, Lasem Run diarahkan untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya, serta ekonomi Lasem kepada peserta yang datang dari berbagai daerah.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, KADIN Kabupaten Rembang berharap Kadin Fest 2026 dapat menjadi ruang pertemuan dan kolaborasi antara pelaku usaha, UMKM, masyarakat, investor, serta berbagai pemangku kepentingan.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti selama festival berlangsung, tetapi dapat berlanjut dalam bentuk kerja sama usaha, peningkatan transaksi, hingga munculnya investasi baru yang ikut mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Rembang.
Reporter: Cholil
Editor: Agus Suprianto














