The Rotary Foundation Gelar Pemeriksaan Mata Gratis dan Bagikan 187 Kaca Mata bagi Siswa SD di Pati
PATI – NOTOPROJO.ID
The Rotary Foundation menggelar pemeriksaan mata gratis bagi siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Pati. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rumah Sakit Mitra Bangsa Pati, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian Rotary terhadap kesehatan mata anak sekaligus tindak lanjut program sebelumnya berupa pemberian bantuan kacamata bagi anak-anak yang membutuhkan.

Dalam kegiatan kali ini, sebanyak 187 kacamata dibagikan secara gratis kepada siswa dari sejumlah sekolah di Kabupaten Pati.
Program tersebut mendapat dukungan dari sejumlah organisasi Rotary, di antaranya Rotary Club of Kudus, Rotary Club of Kudus di Kandi, Rotary Satellite Club of Kudus di Pati, serta Rotary Club of Semarang Gundi.
Pemeriksaan dilakukan untuk mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini. Gangguan mata yang tidak ditangani dapat menghambat aktivitas belajar karena anak kesulitan melihat tulisan di papan maupun membaca buku pelajaran.
Ketua Rotary Club Satellite Pati, Dra. Hj. Suhartini, mengatakan kesehatan mata merupakan hal penting karena penglihatan menjadi salah satu penunjang utama anak dalam mengikuti proses pembelajaran.
“Mata merupakan jendela dunia. Melalui mata kita dapat melihat dunia dengan jelas. Namun, masih banyak anak yang mengalami gangguan penglihatan. Karena itu, skrining mata sangat penting agar gangguan dapat diketahui lebih awal sehingga penanganannya bisa dilakukan lebih cepat,” ujarnya.
Menurut Suhartini, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkenalkan pemanfaatan teknologi dalam mendukung deteksi dini gangguan penglihatan pada anak.
“Tujuan kegiatan ini adalah membantu mendeteksi sejak dini gangguan penglihatan pada anak-anak sekolah dasar. Dengan pemeriksaan mata dan dukungan teknologi digital, kami berharap anak-anak memiliki penglihatan yang lebih baik sehingga tidak menghambat proses belajar mereka,” katanya.
Gangguan Penglihatan Anak Perlu Diwaspadai
Dokter spesialis mata Rumah Sakit Mitra Bangsa, dr. Heru SpM, mengatakan gangguan penglihatan pada anak usia sekolah perlu mendapat perhatian serius.
Ia menyebut berdasarkan data survei kesehatan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, pada 2023 sekitar 26 persen anak sekolah dasar mengalami kelainan penglihatan, khususnya mata minus. Artinya, dari setiap 100 anak, terdapat sekitar 26 anak yang mengalami gangguan penglihatan.
Kondisi tersebut, kata Heru, dapat berdampak terhadap proses belajar dan prestasi anak. Gangguan penglihatan dapat membuat anak kesulitan membaca atau keliru mengenali huruf dan angka.
“Misalnya, huruf A dapat terbaca seperti angka 4, atau angka 8 dapat terbaca sebagai huruf B,” jelasnya.
Heru juga menyampaikan bahwa data berikutnya menunjukkan persoalan mata minus pada anak semakin menjadi perhatian. Pada 2025, angka yang disebutkan dalam kegiatan tersebut mencapai sekitar 50 persen.
Namun, ia menekankan bahwa deteksi dini tetap menjadi langkah penting untuk mencegah gangguan penglihatan menghambat proses belajar dan tumbuh kembang anak.
“Dalam hal ini, Rotary Club memiliki peran yang sangat positif dan aktif dalam membantu masyarakat, khususnya melalui kegiatan pemeriksaan dan deteksi dini kelainan mata pada anak-anak sekolah dasar,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak anak mendapatkan pemeriksaan mata dan penanganan yang tepat.
Diharapkan Berkelanjutan
Ketua pelaksana kegiatan Rotary Pati, Pyon Sandi Yuniarto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan pemeriksaan mata tersebut.
Ia berharap program sosial seperti pemeriksaan mata dan pemberian kacamata dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Harapannya, Pati tidak hanya mampu mempertahankan target masuk tiga besar, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata dan bermakna bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, berbagai prestasi yang diraih hendaknya menjadi momentum untuk meningkatkan kesejahteraan, memperkuat pembangunan, serta menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat Kabupaten Pati.
Penulis : Heroe














