Kades Penambuhan Tegaskan Dukung Investasi PT Jihae, Minta Sosialisasi Dilakukan Usai Musyawarah Desa
PATI – NOTOPROJO.ID
Rencana berdirinya PT Jihae Travel Goods Packaging Indonesia di Desa Penambuhan, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, mendapat perhatian masyarakat. Kehadiran perusahaan tersebut dinilai berpotensi membuka lapangan pekerjaan baru serta memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar, khususnya masyarakat Desa Penambuhan.
Kepala Desa Penambuhan, Sri Mugi, menegaskan bahwa Pemerintah Desa pada prinsipnya mendukung masuknya investasi ke wilayahnya. Menurutnya, investasi dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengurangi angka pengangguran.
Namun demikian, ia berharap setiap proses pembangunan dan sosialisasi perusahaan dapat dilakukan dengan komunikasi yang baik serta melalui koordinasi bersama pemerintah desa dan masyarakat.
“Pemerintah Desa Penambuhan sangat mendukung investasi yang masuk di daerah kami. Harapannya, investasi ini bisa meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat,” ujar Sri Mugi saat ditemui di Balai Desa Penambuhan, Minggu (11/05/2026).
Terkait adanya sejumlah warga yang mengikuti sosialisasi di Aula Kecamatan Margorejo pada Jumat (08/05/2026), Sri Mugi menegaskan dirinya tidak pernah melarang maupun menolak penggunaan balai desa untuk kegiatan sosialisasi perusahaan.
Menurutnya, saat itu Pemerintah Desa bersama unsur BPD, tokoh masyarakat, serta RT/RW belum melaksanakan rembug desa untuk membahas rencana sosialisasi PT Jihae Travel Goods Packaging Indonesia.
Ia menjelaskan, pemerintah desa sebenarnya berencana menggelar sosialisasi bersama setelah musyawarah desa dilaksanakan. Namun, pihak perusahaan dinilai ingin proses sosialisasi dilakukan lebih cepat sehingga pemerintah desa belum siap melaksanakannya.
“Pada saat itu kami belum melaksanakan rembug desa terkait pembahasan sosialisasi. Rencananya, setelah musyawarah desa baru akan dilakukan sosialisasi bersama di balai desa. Namun karena pihak perusahaan ingin segera melakukan sosialisasi, sementara kami dari pemerintah desa belum siap,” jelasnya.
Di tempat terpisah, Camat Margorejo, Farid Fadlilah, menyampaikan bahwa pemerintah kecamatan mendorong proses investasi berjalan secara hati-hati dan sesuai regulasi yang berlaku. Ia juga berharap perusahaan dapat memprioritaskan tenaga kerja lokal agar manfaat investasi benar-benar dirasakan masyarakat sekitar.
“Kami berharap perusahaan mengutamakan warga Penambuhan dalam perekrutan tenaga kerja sehingga dampak ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Masyarakat pun berharap adanya kolaborasi yang baik antara PT Jihae Travel Goods Packaging Indonesia dengan Pemerintah Desa Penambuhan agar proses pendirian perusahaan berjalan transparan, kondusif, dan saling mendukung demi terciptanya manfaat bersama bagi warga.
Penulis : HAW














